Bagaimana dengan guru zaman sekarang dihadapan siswanya? pernah suatu saat saya melihat seorang siswa yang keluar bersamaan dengan gurunya dari sekolahan, kebetulan sang guru berjalan kaki dan si murid memakai motor, dengan tanpa ucap permisi atau memelankan kendaraannya,si murid iitu bleyer motornya sampai sang guru kaget. Itu mungkin sedikit ekstrim coba kita amati berapa ratus anak yang menjadi siswa kita?berapa orang yang berbicara santun dengan kita?
Ada apa dengan anak didik kita?woy...tanya ada apa?kenapa tidak bertanya ada apa dengan kita?ya kita sebagai pendidik. karena anak didik kita adalah cerminan dari diri kita?bisa-bisa kita senndiri yang menjadi penyebab degradasi moral anak-anak pada zaman ini.
guru zaman dulu hatinya dijaga, tanpa bayaran walaupun dengan hanya sandal jepit tetapikhlas dan semangat. guru zaman sekarang dapat sertifikasi, dapat inpasing giat kalo hanya ada monitoring. Guru zaman dulu perilakunya dijaga,makan di warung aja katanya tidak etis, minum sambilberdiri aja takut jika adasiswa melihat dan mencontoh perilakunya dan diminta pertanggung jawaban di akhirat. guru zaman sekarang dengan narsisnya bersafety ria di jejaring sosial,di sgala tempat. mengupdate status di whole dengan segala seuatu yang tidak penting namun dipenting-pentingkan,bahkan tidak sengaja atau memang sengaja berstatus ria dengan menjatuhkan harga dirinya. tanpa berpikir berjuta mata membaca,memandang dan mencermati status guru-guru eksis di facebook,BBM atau apalah itu. apakah ada terbesit dihati pendidik zaman skarang itu adalah tabungan akhirat mereka.
itulah bedanya guru zaman aku SD dengan zaman aku jadi guru. hmmm menertawakan diri sendiri..
Inilah pentingnya Kode Etik Profesi, ya setiap profesi mengandung resiko jadi perlu ada atuaran-aturan yang menjadi pagar batas bagi setiap profesi. dan resiko menjadi pendidik sangatlah besar melebihi resiko seorang dokter jika dokter mall praktik kalau tidak tambah parah atau kehilangan nyawa, dan cukup sebatas itu keesalahan dan dosa seorang dokter, sedangkan jika guru mall praktik baik dilingkungan sekolah ataupun diluar lingkungan sekolah betapa besar pengaruhnya bahkan sampai sang guru itu wafat,amal perbuatan anak didik yang salah didik atau mencontoh perbuatan kita menjadi investasi kita..na'udzubillah..
Diantara kode etik pendidik berkaitan dengan etika pendidikan atara lain: a. guru berbakti membimbing pesrta didik untuk membentuk manusia seutuhnya yang berjiwa pancasila. b. memiliki kejujuran profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai kebutuhan anak didik. c. guru mengadakan komunikasi untuk kepentingan anak didik dengan tidak melakukan penyalahgunaan. d. memiliki karakter baik secara perbuatan dan perkataan.
siapa bilang mudah menjadi guru?tapi kenyataan banyak guru-guru yang terjerumus ke dunia guru karena daripada menganggur...tak pentinglah itu yang penting guru harus bisa menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat baik dari segi ucapan, perbuatan,pergaulan, pencitraan, dan spiritual..
selamat berjuang para guru...smoga bisa menjadi tauladan dan selalu ingin menjadi lebih baik dan lebih baik.
alhamdulillah.....smoga tetap terjagakikhlasan qt
BalasHapus